Perang Bintang Datang Menghadang
Melegakan sejenak harapan yang nyaris hilang,
Mencoba menyusun kembali tumpukan batu berbintang,
Aku sekali lagi mulai menyiapkan senjata perang,
Ketika kata-kata yang berlagak membuat meradang,
Sedangkan sang malam terus bersamanya dengan tenang,
Tak lama ku berjalan diatas langit yang teramat terang,
Akhirnya aku merasakan lagi rasa yang sempat terbuang,
Catatan kelam dulu membesarkan kemungkinan untuk terasing,
Dan meskipun hanya segelintir serpihan batu karang,
Namun, Selama masih terlihat dari ujung gunung terbentang,
Dan bahkan sampai masa depan tak mau diperpanjang,
Aku akan tetap berlari mengejarnya hingga ajal menghadang,