Kembali meringis pilu,
Aku hanya bisa terdiam terpaku,
Tak tau apa yang sedang berlaku?
Entahlah, semuanya berjalan tak menentu,
Menunggu malam baru,
Bersama sepi sendu merindu,
Tersenyum dengan wajah lucu ku,
Kemudian mata terpejam kaku.
Merasakan matinya rasa saja ku tak mampu,
Lalu apakah semua akan berakhir begitu?
Menyerah pada tangan nasib tabu,
Ahh sudahlah, aku hanya perlu terus melaju,
Jika saat itu tiba,
Dimana aku berubah menjadi sesuatu yang berbeda,
Apakah masa depan impian akan sesuai rencana?
Kini aku menunggu nyawa terancam bahaya,
Kini aku menunggu nyawa terancam bahaya,
Dan apa yang terjadi jika berada diujung derita?
Mengais sisa-sisa Cinta yang terbawa?
Atau menyerah kalah tak berdaya?
Namun, setiap seyuman berwarna,
Mampu mengalihakan semua rasa putus asa,
Dan selalu begitu saja,
Tak tau mengapa.
Kini tiba saatnya, untuk merenungkan.....
Hmmmm,,,
0 comments:
Post a Comment